Nyeri leher menjadi masalah umum, terutama bagi mereka yang bekerja lama di depan komputer atau sering menggunakan smartphone. Duduk terlalu lama, postur tubuh yang kurang tepat, dan stres dapat membuat otot leher tegang, kaku, dan terasa pegal. Latihan peregangan menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah nyeri leher, meningkatkan fleksibilitas otot, serta menjaga kenyamanan sepanjang hari. Selain itu, latihan ini membantu melancarkan sirkulasi darah di sekitar leher, pundak, dan bahu, sehingga mengurangi rasa tegang yang sering muncul setelah duduk lama. Berikut adalah 7 latihan peregangan yang bisa dilakukan di rumah, kantor, atau bahkan saat jeda kerja.
1. Peregangan Leher Samping
Peregangan leher samping sangat bermanfaat untuk mengurangi ketegangan otot samping leher. Duduk atau berdiri tegak, perlahan miringkan kepala ke kanan hingga telinga mendekati bahu. Tahan posisi ini selama 15–20 detik, kemudian ulangi ke sisi kiri. Latihan peregangan ini membantu meredakan ketegangan yang muncul akibat duduk terlalu lama atau posisi kepala menunduk saat menggunakan gadget. Selain itu, rutin melakukan gerakan ini meningkatkan fleksibilitas otot leher dan mengurangi risiko sakit leher kronis.
2. Peregangan Leher Depan dan Belakang
Untuk mengurangi kaku leher bagian belakang dan depan, lakukan gerakan menunduk perlahan sehingga dagu menyentuh dada. Tahan selama 15–20 detik, kemudian angkat kepala dan tarik ke belakang perlahan. Latihan peregangan ini membantu menjaga mobilitas leher dan meredakan rasa pegal setelah bekerja lama di depan komputer. Selain itu, peregangan ini juga dapat mengurangi tekanan pada tulang leher dan mencegah nyeri akibat postur duduk yang salah.
3. Rotasi Leher
Rotasi leher membantu melonggarkan otot yang kaku di sekitar tulang belakang leher. Putar kepala perlahan searah jarum jam beberapa kali, kemudian berlawanan arah jarum jam. Jangan lakukan gerakan terlalu cepat agar otot tidak tegang. Dengan melakukan latihan peregangan ini secara rutin, sirkulasi darah ke area leher meningkat, sehingga nutrisi ke otot lebih lancar dan nyeri berkurang.
Baca Juga: Rekomendasi Olahraga untuk Lansia Menjaga Kesehatan
4. Peregangan Trapezius
Otot trapezius yang tegang sering menjadi penyebab nyeri leher dan bahu. Untuk meregangkannya, tarik bahu ke atas ke arah telinga, tahan beberapa detik, lalu lepaskan perlahan. Selanjutnya, tarik bahu ke belakang dan turunkan. Latihan peregangan ini membantu mengendurkan otot-otot yang kaku akibat postur duduk yang salah, terutama bagi pekerja kantor atau pelajar yang sering membungkuk saat menulis.
5. Peregangan Pundak dan Leher
Duduk tegak dan tarik satu tangan ke sisi berlawanan dengan tubuh sambil menekuk siku. Gunakan tangan lain untuk menahan lengan sedikit lebih dekat ke tubuh. Tahan selama 15–20 detik, kemudian ganti sisi. Latihan peregangan ini efektif untuk meredakan ketegangan pada leher, pundak, dan bagian atas punggung. Selain itu, gerakan ini juga membantu meningkatkan fleksibilitas bahu dan mengurangi risiko sakit kepala akibat otot leher yang tegang.
6. Peregangan Kepala dengan Bantuan Tangan
Letakkan tangan di belakang kepala dan tarik perlahan kepala ke arah dada atau samping untuk peregangan lebih intens. Tahan posisi selama 15–30 detik, namun jangan menarik terlalu keras. Latihan ini membantu mengurangi ketegangan yang menumpuk di otot leher akibat stres atau duduk lama. Dengan rutin melakukannya, otot leher menjadi lebih lentur dan risiko cedera akibat gerakan tiba-tiba berkurang.
7. Peregangan Leher dengan Posisi Berdiri
Berdiri tegak dengan kaki sedikit terbuka, tarik dagu ke arah dada, kemudian perlahan putar kepala ke kanan dan kiri. Ulangi beberapa kali. Latihan peregangan ini mudah dilakukan di sela-sela pekerjaan dan membantu menjaga fleksibilitas leher agar tidak mudah tegang. Selain itu, gerakan ini juga meningkatkan kesadaran postur tubuh dan melatih otot leher untuk tetap aktif sepanjang hari.
